Lensa News

Fakta, Data dan Realita

Saturday 1st October 2022

Abi Pasaribu saat berbaring di RSUD Rantau Prapat

Abi Pasaribu saat berbaring di RSUD Rantau Prapat

Labuhanbatu, LENSA NEWS

Salah seorang wartawan bernama Abi Pasaribu (34) warga Jalan Adam Malik, Kelurahan Silandorung, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu dianiaya sejumlah orang tidak dikenal (OTK), Jumat (19/8/2022) sekira pukul 00.15 WIB.

Abi yang merupakan wartawan media online matatelinga.com itu nyaris tewas dianiaya sejumlah orang di Komplex Perumahan Ganda Asri, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu.

“Saya dianiaya sebanyak 8 orang di lokasi kantor (Bravo 5, Pers Police dan ForWin). Semua pelaku memakai masker, jadi gak ada yang saya kenal,” kata Abi kepada sejumlah awak media di kediamannya.

Abi menceritakan, berawal dari dirinya dan 2 orang temannya sedang asyik nongkrong di lokasi kejadian. Tiba-tiba sekitar 8 orang mendatangi dan bertanya ‘yang mana namanya si Abi’.

“Kami lagi nongkrong, tiba-tiba datang 4 unit sepeda motor berboncengan semuanya. Ada yang nanya nama saya. Lalu dijawab si Manik sembari menunjuk ke arah saya. Saya dipanggil pelaku untuk mendatangi mereka,” sebutnya.

Tanpa merasa curiga sedikit pun, Abi mendatangi para pelaku.

“Kau kenal sama ini? kata salah seorang pelaku sambil menunjuk ke seorang temannya. Saya jawab gak. Disitulah saya dipukuli bertubi-tubi memakai kayu broti,” jelasnya.

Sambung Abi, dirinya langsung mendatangi Polres Labuhanbatu guna melaporkan peristiwa yang dialaminya.

Ketua “Pers Police” itu mengaku, tidak mengetahui penyebab kejadian tersebut, mengingat dirinya juga tidak mempunyai musuh.

Sebelum kejadian, ungkap Abi lagi, dirinya juga sudah pernah diteror melalui telpon seluler.

“Saya sudah buat laporan ke Polres sesuai LP/B/1710/VIII/2022/SPKT/RES-Labuhanbatu/Polda Sumut. Prediksi saya ini terkait dengan pemberitaan yang belakangan diberitakan. Sebelum kejadian ini, juga sudah diteror mau diputuskan kepala saya,” ucap Abi

Terpisah, Kapolres Labuhanbatu, AKBP Anhar Arlia Rangkuti SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Rusdi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian penganiayaan yang dialami salah seorang wartawan tersebut.

“Benar bang,” balasnya singkat ke WhatsApp (WA) pribadi wartawan.

(Muklas)

banner 468x60

No Responses

Comments are closed.

lainnya: