Labusel,LENSA NEWS
Dewan Pimpinan Cabang Banteng Muda Indonesia (BMI) Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) menggelar unjuk rasa atas dugaan adanya jual beli Proyek yang dilakukan oleh Oknum Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Kelompok Kerja (Pokja) di Dinas pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Selatan pada Kamis (6/10) di depan pintu gerbang Kantor Bupati Labuhanbatu Selatan Sumatera Utara.
Dalam penyampaian Orasinya Ketua BMI Rahmat Aruan menduga bahwa Oknum PPK dan Pokja yang berinsial AB dan EMP diduga telah menjual belikan Proyek ke salah satu rekanan serta menggagalkan rekanan yang seharusnya menang lelang. Rekanan tersebut telah diminta dana oleh Oknum PPK dan POkJA untuk memuluskan Proyek tersebut. Hal itu telah mencoreng nama baik Pemkab Labuhanbatu Selatan serta pernyataan Bupati yang mengatakan tidak ada pengantin atau titipan dalam pelaksanaan Proyek di Labuhanbatu Selatan.
Massa BMI juga meminta agar Kejaksaan dan Kepolisian memanggil dan memeriksa Oknum PPK dan POKJA yang berinsial AB dan EMP yang diduga kuat telah menyalahgunakan jabatannya dengan menjual belikan Proyek di Dinas Pendidikan Labusel.
Usai menyampaikan orasinya, Ketua DPC Banteng Muda Indonesia (BMI) Kabupaten Labusel Rahmat Aruan menyerahkan laporan atas dugaan jual beli proyek langsung kepada Kapolsekta Kotapinang Kompol Bambang Gunanti Hutabarat SH.MH.
Setelah melakukan aksi di depan Kantor Bupati Labusel massa melanjutkan aksi nya di kantor Kejaksaan Labuhanbatu Selatan diJalan Istana Kotapinang dan menyerahkan berkas laporannya kepada Kejaksaan Negeri(Kejari) Labusel yang diterima oleh kasi intel.
Menurut Rahmat Aruan , pihaknya menduga adanya Oknum pejabat PPK dan POKJA yang melakukan jual beli proyek, mereka berharap agar Kejaksaan dan kepolisian dapat memanggil oknum tersebut agar Labusel bersih dari ajang korupsi.
Rahmat juga mengatakan bahwa kebanyakan proyek di labusel di kerjakan oleh orang luar, padahal pengusaha lokal juga mampu untuk melaksanakannya. Namun hal itu tidak diberi kesempatan.
Usai menyerahkan laporan ke kejaksaan, massa aksi membubarkan diri dengan damai, aman dan terkendali.
(Muklas)
Related Posts

Hambah Allah Berikan Bantuan Aspal 10.Ton /1 Damtruk Melalui Saudara Romy Purba

PT Perkebunan Milano(Wilmar Group) Kebun Sei Daun Diduga Tak Punya Etika Baik dan Kangkangi UU Nomor 2 Tahun 2004

Wabup Rohil,Jhony Charles Pimpin Rapat Lanjutan Sengketa Lahan PT Torganda

Diskominfo Labusel Gelar Forum Diskusi Bersama Media Online Sosialisasi Visi-Misi Bupati

Galian C Ilegal Di Desa Namorih Pancur Batu Kebal Hukum, Aparat Terkait Tutup Mata




No Responses