Lensa News

Fakta, Data dan Realita

Saturday 1st October 2022

Camat Mandau Gotong Royong Dan Tinjau Drainase di Kelurahan Gajah Sakti Kabupaten Bengkalis

Camat Mandau Gotong Royong Dan Tinjau Drainase di Kelurahan Gajah Sakti Kabupaten Bengkalis

DURI, LENSA NEWS

Diadakan Gotroy sekelurahan dan Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis Hari ini, Sabtu (21/05/2022), Pemerintah bersama warga Kelurahan Gajah Sakti mengadakan Gotroy di lingkungan Jalan Pelita Ujung, RT.01, RT.04 (RW.01) dan juga RT.02 (RW.02) Kelurahan Gajah Sakti.

Lurah Gajah Sakti Kelly Fitriyana bersama warga dan juga Tokoh Masyarakat mengikuti dan meramaikan Gotong royong kali ini.

Seusai sarapan bersama, tim dari Kecamatan yang juga menghadiri, tim dari Kelurahan dan juga warga langsung menuju lokasi Gotroy yang mana fokus kegiatan Gotong royong ini ialah parit-parit atau Draenase yang mengalami pendangkalan pada Draenase yang ditumpuki oleh sampah.

Sebelumnya, banyak laporan warga mengenai banjir yang diakibatkan oleh tersumbatnya aliran air di Draenase Kelurahan, akibatnya, rumah-rumah warga terkena dampak dari banjir ini.

Sesuai laporan warga dan juga hasil Peninjauan langsung ke lapangan, banyak parit-parit Juga Draenase yang sudah mengalami pendangkalan akibat sampah yang dibuang ke Draenase karena kurangnya kesadaran masyarakat.

Kasmarni Selaku Bupati Kabupaten Bengkalis Riau Minta Kesadaran Warga Soal Buang Sampah sembarangan.

“Kita tidak boleh bersikap Egois, sehingga dapat merugikan orang lain. Pada kesempatan ini Kami mengajak Element Masyarakat untuk saling Bekerjasama mengatasi masalah banjir ini, sama-sama menyadarinya jangan buang sampah di sembarang tempat, dan pemerintah juga siap untuk melakukan Normalisasi Draenase, jika Masyarakat sekitar mau membantu dengan tidak menuntut ganti rugi jika nantinya ada tanaman yang terganggu akibat kegiatan ini”, ujar Camat Mandau Riki Rihardi yang juga turut menghadiri kegiatan ini.

Selain sampah, permasalahan berikutnya ialah, Debet air di salah satu Drainase sengaja dibendung oleh salah seorang warga untuk kepentingan kolam miliknya, yang mana, hal ini tentu saja bersifat kepentingan pribadi tanpa memikirkan kepentingan khalayak ramai.

Setelah diskusi antara pihak Pemerintah Kecamatan, Kelurahan, Babhin Kamtibmas, dan juga warga tersebut, akhirnya bendungan milik pribadi ini dibuka dan laju air kembali lancar.

(B.M.Sitorus,M.Situmorang,Muklas)

banner 468x60

No Responses

Comments are closed.

lainnya: