Lensa News

Fakta, Data dan Realita

Monday 21st June 2021

Dendam Dan Sakit Hati Anak Buah Bunuh Majikannya

Dendam Dan Sakit Hati Anak Buah Bunuh  Majikannya

LABURA,LensaNews.net- Kerap dicaci maki hingga merasa sakit hati, Roni Trio Dupa Sitompul (38) nekat membacok majikannya Gatot Daniel Pardede (50). Peristiwa pembacokan tauke sawit itu terjadi, Selasa (1/6/2021), sekira pukul 21.30 WIB, di Dusun Sei Apung, Desa Sei Apung, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura).

Sebelum pembacokan, korban marah dan memaki tersangka. Mendapat perlakuan yang tidak mengenakkan dan kerap dilakukan oleh taukenya dirinya merasa sakit hati hingga menyimpan dendam.
Tersangka kemudian mendatangi korban di rumahnya untuk menanyakan maksud bahasa korban yang kurang mengenakkan. Mendapat jawaban yang tidak mengenakkan itu, tersangka mendorong pintu hingga korban terpental kebelakang.

Atas kesempatan itu tersangka langsung membacok kepala, tangan dan kaki korban dengan kapak besi yang sebelumnya telah dipersiapkan tersangka. Saat pembacokan terjadi, istri dan anak korban sedang berada di Medan mengantar mertuanya yang sedang sakit.

Akibat bacokan tersangka, tauke sawit itu berteriak minta tolong. Mendengar jeritan korban, warga sempat mendatangi rumah korban. Ternyata Korban telah terkapar dan bersimbah darah. Korban sempat dibawa warga ke RSUD Aek Kanopan, namun dalam perjalanan korban meninggal.

Sebelum diamankan Polsek Kualuh Hilir, tersangka sempat menyerahkan diri dan memberitahu peristiwa pembacokan kepada Kepala Dusun, Dermiati Hutajulu. Kepala Dusun kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polsek Kualuh Hilir.

Usai diketahui meninggal dunia korban disemayamkan di rumah duka.

Menurut keterangan Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan, melalui Kasat Reskrim, AKP Parikhesit SIK, tersangka adalah pekerja bongkar muat sawit dan pengantar sawit milik korban ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS).

Sejak awal bulan April 2021, tersangka disuruh korban bertugas sebagai pengutip uang yang dibungakan korban kepada beberapa orang.

“Apabila tidak ada setoran dari hasil pungutan/tagihan dari tersangka, korban selalu marah dan memaki maki tersangka dengan kata-kata kasar,” ujar Parikhesit.

“Sejak hari Selasa, sekira pukul 14.00 WIB, sebelum tersangka membacok korban, tersangka telah berniat membunuh korban. Kemudian pada pukul 21.00 WIB, tersangka mendatangi rumah korban dengan membawa kampak dan menyerang korban dengan kampak tersebut,” sambung mantan Panit 2 Unit 4 Subdit 3 Ditreskrimum Poldasu, ini.

Saat ini tersangka sudah diamankan di Mapolsek Kualuh Hilir. (MS)

banner 468x60

No Responses

Comments are closed.

lainnya: