Lensa News

Fakta, Data dan Realita

Saturday 1st October 2022

Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Bersatu Minta Bupati Labuhanbatu Selatan Mundur dari Jabatan

Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Bersatu Minta Bupati Labuhanbatu Selatan Mundur dari Jabatan

Labusel,LENSA NEWS

Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Bersatu Labuhanbatu Selatan lakukan aksi dikantor DPRD Labuhanbatu Selatan lanjut ke Kantor Bupati Labuhanbatu Selatan serta ke kantor Kejaksaan Labuhanbatu Selatan. Kamis, (09/06/2022) sekira pukul 10.00 Wib.

Dalam aksi Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Bersatu Labuhanbatu Selatan, Andi Saputra Nasution selaku penanggung jawab Aksi Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Labuhanbatu Selatan mengatakan “Kami Aksi hadir disini menyuarakan ke kantor DPRD Labuhanbatu Selatan bahwa DPRD Labuhanbatu Selatan Mandul dan tak bernyawa, karena DPRD Labuhanbatu Selatan tidak mampu menjadi penyambung Aspirasi Mahasiswa dan Pemuda Masyarakat Labuhanbatu Selatan. Dan hari ini juga Kami hadir ke kantor Bupati Labuhanbatu Selatan meyuarakan terhadap beberapa persoalan yang kami temukan di lapangan. Diantaranya adanya dugaan jual beli Jabatan, maka terjadi pelantikan Kabid hari ini besok sudah ada di nonjobkan. Lalu banyaknya pemindahan-pemindahan yang kami anggap regulasi tentang ASN maupun Aparat pemerintahan di kabupaten Labuhanbatu Selatan ini, selanjutnya adanya terjadi galian C Inisial AW yang masih anggota DPRD Labuhanbatu Selatan, bertempat di Simaninggir di Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang nyata-nyata itu tidak memiliki ijin tetapi itu di biarkan, baik Aparat penegak Hukum maupun Pemerintah kabupaten Labuhanbatu Selatan itu sendiri.”

“Selajutnya adanya dugaan jual beli Jabatan yang dilakukan oleh BKD Labuhanbatu Selatan yang disetir oleh seseorang yang inisial AB bertempat di Kecamatan Kampung Rakyat, yang mencerminkan bahwa Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan tidak Mandiri dan tidak bisa membuktikan mewujudkan Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang sejahtera dan bermartabat. Jika Bupati maupun Sekda tidak mampu menjelaskan dugaan-dugaan kami, maka Inti dari pergerakan kami ini meminta Asiong sebagai Bupati Labuhanbatu Selatan segera mundur dari Jabatan sebagai Bupati karena sudah mencoreng nama baik Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang Santun Berkata bijak berkarya”, tandasnya.

Sambutan tersebut di kantor Kejaksaan disambut baik oleh Bana yang mewakili Kepala Kejaksaan Labuhanbatu Selatan.

Bana mengucapkan “Saya salut dengan Mahasiswa dan Pemuda Bersatu dapat menyuarakan kebenaran dan Fakta, kegiatan ada 7 poin ini Syah kami terima, dan juga jika ada data-data yang dipegang mohon disampaikan pada kita untuk membantu kita dalam pelaksana kegiatan-kegiatan Penyelidikan, dan saya mengucapkan terimakasih pada Mahasiswa dan Pemuda Bersatu yang telah hadir menyuarakan Aspirasi sekaligus menyerahkan kepada Kami ada beberapa Poin ini. Akan kami periksa lebih cermat lagi dan akan memberikan jawaban secepat mungkin.” Ucapnya sekaligus mengakhiri perkataannya.

Tak lama kemudian para Aksi Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Bersatu sejumlah lebih kurang dari 100 orang yang hadir membubarkan diri secara Kondusif serta Koordinator Aksi M. Hasibuan dan koordinator lapangan Rijal juga ikut bergerak pulang dengan Santun menuju tempat masing-masing.

(Muklas)

banner 468x60

No Responses

Comments are closed.

lainnya: