Lensa News

Fakta, Data dan Realita

Saturday 24th September 2022

Mafia CPO Dan Inti Bebas Beroprasi di Kecamatan Pinggir dan Kecamatan Mandau,Polda Riau Harus Turun Tangan

Mafia CPO Dan Inti Bebas Beroprasi di Kecamatan Pinggir dan Kecamatan Mandau,Polda Riau Harus Turun Tangan

Duri,LENSA NEWS

Mafia Crude Palm Oil (CPO) dan Inti Ilegal Bebas di Duri Kecamatan Mandau dan Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis Riau, Dolok Saribu Mafia CPO dan iInti diduga Ilegal dipinggiran Jalan lintas Duri Simpang Bangko tepatnya di KM 10, Kecamatan Mandau dan Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis Riau, unjuk gigi tanpa tersentuh Hukum alias Kebal Hukum. diwilayah itu.

Kebebasan mafia Crude Palm Oil (CPO) dan mafia Inti Ilegal di wilayah tersebut menurut salah satu karyawan yg berhasil di Konfirmasi tim awak media beberapa waktu yg lalu, di lokasi mafia tersebut memaparkan bahwa toke besarnya mafia tersebut adalah Dolok Saribu, ketika tim media bertanya apa Aktifitasnya yaitu menampung Crude Palm Oil (CPO) dan Inti ini katanya aman aman saja..? salah satu karyawan mengatakan dengan nada tegas. Kami tetap aman dan aman, menampung Inti di sini, tidak pernah ada gangguan dari pihak mana pun ujarnya, toke kami pun sudah pesan padakami jangan ada yang takut bekerja, semua sudah kita rangkul. Ujar karyawan kepada tim media,

Atas kebebasan mafia Crude Palm Oil ( CPO) dan inti sawit Ilegal di Jajaran Hukum Polres Bengkalis terkhusus dijajaran Hukum Polsek Mandau dan Polsek Pinggir menjadi bahan gunjingan masyarakat Kecamatan Mandau dan Kecamatan Pinggir dimana Dolok Saribu yang diduga kuat Kebal Hukum yg tidak terjangkau Hukum kendati membuka mafia Inti dan CPO di Pinggiran Jalan lintas, yg setiap hari terpantau dari satuan penegak Hukum diwilayah tersebut. dikutip komentar beberapa warga sekitar di salah satu warung kopi yg berdekatan dengan lokasi mafia CPO dan inti tersebut, warga memaparkan bahwa Oknum satuan Penegak Hukum diwilayah ini setiap hari melewati lokasi mafia tersebut, namun Oknum penegak Hukum diduga tidak mampu bertindak tegas, terhadap para toke mafia yang diduga milik”Dolok Saribu”. Menjadi pertanyaan besar buat kita warga disini kenapa Oknum Penegak Hukum tidak bertindak..? _Sungguh membingungkan lah pokoknya pak,” Ungkap warga sambil minum kopi.

Setelah Tim media Investigasi di Lapangan mengutip komentar salah satu karyawan dan beberapa warga setempat tim media ini mencoba menyampaikan temuan tim awak media kepada Kapolres Bengkalis AKBP Indra SIK. Melalui nomor WhatsApp pribadinya nomor: 082237****77 Informasi pertama dan kedua Kapolres tidak memberi tanggapan,atas kebebasan Mafia CPO dan Inti sawit Ilegal di Jajaran Hukum Polres Bengkalis Riau, setelah dikirim Informasi ketiga Kapolres menjawab akan kami cek dilapangan, setelah menjelang dua hari tim awak media monitor kembali ke TKP mafia Tersebut ternyata Aktivitas Penampungan CPO dan Inti yang diduga milik Dolok Saribu masih bebas beroperasi,

Kembali tim media Lensa News menyampaikan kepada Kapolres bahwa Aktifitas mafia Inti milik Dolok masih beroperasi, Kapolres Bengkalis menjawab melalui WhatsApp pribadinya, “ya mas saya cek dilapangan.”

Sampai berita ini diturunkan kemeja redaksi Aktivitas mafia milik Dolok masih beroperasi dengan aman aman saja, tumpulnya Hukum terhadap mafia CPO dan Mafia inti sawit di jajaran Hukum Polres Bengkalis membuktikan Preseden buruk buat kinerja satuan Penegak Hukum di wilayah itu, kendati Kapolda Riau telah Intruksikan ke seluruh Jajarannya agar setiap Mafia di bumi Hanguskan di jajaran Hukum Polda Riau, namun di Duri Kecamatan Mandau mafia Inti yang diduga milik Dolok itu masih bebas beroprasi, sungguh dipertanyakan kinerja Satuan Penegak Hukum di wilayah tersebut. dijaman era reformasi ini, ada apa ya…? Dibalik kebebasan mafia tersebut…

Sejauh mana tindakan Satuan Penegak Hukum di jajaran Polres Bengkalis terhadap Mafia CPO dan INTI sawit Ilegal media Lensa News akan tetap monitor. (BM.Sitorus/Muklas)

banner 468x60

No Responses

Comments are closed.

lainnya: