Lensa News

Fakta, Data dan Realita

Saturday 24th September 2022

Masyarakat Kembali Geruduk BSP Sumut II PT Grahadura Leidong Prima

Masyarakat Kembali Geruduk BSP Sumut II PT Grahadura Leidong Prima

Labura, LENSA NEWS

Untuk ke 4 kalinya Masyarakat Desa Sukarame dan Sukarame Baru lakukan Aksi Unjuk Rasa Damai di halaman kantor Bakrie Sumatera Plantation (BSP) Sumut II PT Grahadura Leidong Prima Kamis (25/8) dimulai pukul 10.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB.

Aksi Unjuk Rasa Damai ini mengatas namakan Forum Diskusi dan Advokasi Masyarakat Sukarame dan Sukarame Baru (Fordam Susuba) yang dipimpin RN, yang menuntut agar pemecatan 35 orang karyawan pada bulan November-Desember 2021 lalu oleh PT Grahadura Leidong Prima tidak berbau KKN (sepihak) serta pembayaran pesangon tidak berbeda-beda.Kemudian BSP Sumut II PT GLP diduga telah melakukan perombakan alur sungai Leidong yang mengalir di Desa Sukarame dan Sukarame Baru tanpa mengantongi izin dari pihak berwenang dalam hal ini areal sungai termasuk dalam kawasan hutan.

BSP Sumut II PT GLP diduga masih tetap melakukan aktivitas panen Kelapa Sawit dilahan eks kebakaran lahan Kelapa Sawit seluas 60 ha yang terletak di G2 dan G3 LME.BSP Sumut II PT GLP diduga kantongi HGU yang berada di kawasan Hutan (Hutan Produksi dan Hutan yang dikonfersi )alias PT GLP miliki HGU “Selingkuh”

Kemudian BSP Sumut II PT GLP tidak pernah memberi lahan plasma kepada masyarakat sekitar Desa Sukarame dan Sukarame Baru sejak berdiri pada Tahun 1999.

BSP Sumut II PT GLP menanami pohon Kelapa Sawit disepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) serta PT GLP tidak pro masyarakat dengan tidak menerima TBS dari masyarakat kecil yang berpenghasilan dibawah 4 ton.

Dan tuntutan terakhir dari Fordam Susuba terhadap PT GLP yang disampaikan langsung melalui penguat suara Soleh Marpaung dan Ali Imron Manurung yang saling bergantian “menuntut” agar mengembalikan tanah yang diberikan masyarakat Desa Sukarame dan Sukarame Baru untuk badan jalan sepanjang jalan ke lokasi PT GLP diantaranya tanah sebelah kiri dan kanan masing-masing kurang lebih 1,5 m karena ada perjanjian sebelumnya masyarakat di 2 Desa di berdayakan untuk bekerja di PT GLP pada tahun 1996.

Aksi Unjuk Rasa Damai ini terlihat sangat serius sehingga tidak luput dari penjagaan ketat pihak Kepolisian Polsek Kualuh Hulu yang dipimpin langsung Kapolsek Kualuh Hulu AKP Isnarko didamping Kanit Binmas Ipda Sudibyo dan Kanit Intel Polsek Kualuh Hulu Ipda R Ginting serta puluhan anggota Polisi dari Polsek Kualuh Hulu.

Juga Aksi Unjuk Rasa Damai ini di jaga ketat oleh seluruh tim Securyti PT GLP. Dari pantauan media ini tampak setelah aksi unjuk rasa ini berlangsung sekira 1 jam lamanya pihak managemen PT GLP membuka diri melalui arahan Kanit Intelkam Polsek Kualuh Hulu R Ginting kepada pimpinan aksi untuk bertemu dan diskusi di salah satu ruangan rapat milik PT GLP yang diterima langsung HRD Arifin Saragih dan Timi Lubis sebagai Humas PT GLP. Usai pertemuan yang berlangsung sekira 1 jam lamanya diruang rapat kantor PT GLP antara kedua belah pihak tampak menghasilkan kesepakatan.

Dalam hal ini Ketua Fordam Susuba RN menyampaikan kepada media ini bahwa pihaknya ada mendengar langsung arahan dari HRD Arifin Saragih didampingi Timi Lubis sebagai Humas PT GLP agar pihak Fordam Susuba sabar dan berjanji

” Dalam beberapa hari ke depan pertemuan antara Fordam Susuba dengan Pimpinan PT Grahadura Leidong Prima (GM) akan kami rencanakan untuk berbicara dan duduk bersama untuk membahas kepentingan bersama antara masyarakat Desa Sukarame dan Sukarame Baru dengan pihak PT Grahadura Leidong Prima yang beralamat di Desa Sukarame Baru “.

Sekretaris Fordam Susuba Sutarno menyampaikan juga kepada median ini ada dugaan jawaban pihak PT GLP tentang 8 point tuntutan Fordam Susuba pada aksi unjuk rasa Damai hari ini sudah klir dan tidak ada masalah yang dipersoalkan lagi. Padahal selain Fordam Susuba melakukan aksi Unjuk Rasa Damai sebelumnya sudah melaporkan PT GLP ke pihak Dittipiter Krimsus Poldasu tentang dugaan perlakuan perombakan alur sungai Leidong.(MH)

banner 468x60

No Responses

Comments are closed.

lainnya: