Lensa News

Fakta, Data dan Realita

Saturday 1st October 2022

Memiliki 1 Pucuk Senpi Diberi Tindakan Tegas Terukur dan Terarah

Memiliki 1 Pucuk Senpi Diberi Tindakan Tegas Terukur dan Terarah

Rantauprapat,LENSA NEWS

Sat Reskrim Polres Labuhanbatu berhasil ringkus dua orang pria dewasa pelaku tindak pidana Pencurian dengan kekerasan (Jambret) pada Rabu 08 Juni 2022. di Jl. H.Adam Malik desa janji Kec.bilah barat Kab. Labuhanbatu.

Kejadian berawal pada Rabu, (08/06/2022) sekitar pukul 15:00 WIB, dimana Kedua pelaku inisial S (26) dan Y (28) sudah terlebih dahulu mengintai dan membuntuti korban dari belakang, Pada saat di posisi jalan yang lengan dan sunyi para pelaku merampas tas korban sehingga terjadi tarik-menarik antara korban dan pelaku. sampai tali tas korban putus dan tas korban berhasil diambil oleh pelaku. Tak terima tasnya dirampas korban berusaha mengejar para pelaku dan mengakibatkan korban terjatuh dan luka -luka.

Kejadian ini sempat mendapat perhatian masyarakat dan beberapa masyarakat mengunggah kejadian tersebut di beberapa medsos dan group media dan berharap pihak kepolisian Polres labuhan batu segera mengungkap pelakunya.

Menanggapi hal tersebut Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti merasa terpanggil, seketika itu memerintahkan kasat Reskrim AKP Rusdi Marzuki untuk segera mengungkap peristiwa tersebut. Kemudian pada hari yang sama tidak sampai 7 jam sekitar pukul 21.30 wib Kanit Idik I IPDA Sarwedi Manurung dan Team tekab berhasil membekuk para pelaku.

Pada saat penangkapan para pelaku, petugas menemukan beberapa barang bukti yang berkaitan dengan kejadian di antaranya 1 (satu) Sepeda motor Yamaha Nmax, 1 (satu) Hp, 1 (satu) buah tas warna hitam dan lebih mengejutkan lagi petugas juga menemukan satu pucuk senjata api rakitan jenis revolper lengkap dengan amunisinya dan 2 (dua) bilah pisau

Pelaku mengaku mendapat senjata api dan Sajam tersebut dari seseorang dari provinsi lampung dan kami akan tetap melakukan pengembangan dan penyelidikan sumber senjata tersebut.dan saya perintahkan pak kasat dan Kanit Pidum utk mendalami apakah para pelaku merupakan jaringan kejahatan antar provinsi.

Pada saat petugas memboyong para pelaku untuk pengembangan dan mencari barang bukti lainnya kedua pelaku berusaha kabur dan melakukan perlawanan terhadap petugas ,sehingga petugas dengan terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dan terarah.

Dari hasil penyelidikan dan penyidikan para pelaku mengakui perbuatannya para pelaku nekat melakukan perbuatannya karena himpitan ekonomi dan kebutuhan hidup.

Para pelaku merupakan residivis,Pelaku atas inisial Y sudah 4 (empat) kali divonis penjara,dengan masa hukuman variatif.sedangkan tersangka S sudah kedua kalinya berhadapan dengan hukum. Pelaku inisial SD selama ini berdomisili di provinsi Lampung dan sudah satu bulan kembali ke Rantauprapat.

Terhadap kedua pelaku kita jerat dengan persangkaan Pencurian dengan kekerasan ,sebagaimana dimaksud dalam pasal 365 ayat (2) ke 2 dari KUHPidana.dengan ancaman hukuman selama-lamanya 12 (dua belas) tahun penjara.

Terhadap kepemilikan senjata api dan Sajam para pelaku akan kita lakukan penyidikan terpisah dan lanjutan,sehingga terhadap para pelaku kita jerat dengan 2 perbuatan pidana sekaligus.

Muklas

banner 468x60

No Responses

Comments are closed.

lainnya: