Lensa News

Fakta, Data dan Realita

Saturday 1st October 2022

Mesin Pengolahan Sampah Rusak, Sampah di TPA Labusel Menumpuk

Mesin Pengolahan Sampah Rusak, Sampah di TPA Labusel Menumpuk

Kondisi sampah menumpuk disalah satu lokasi akibat mesin pengolahan sampah rusak di TPA

Labusel,LENSA NEWS

Akibat mesin pengolahan sampah rusak, membuat sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Provinsi Sumatra Utara membludak.

Dari pantauan awak media di TPA Dusun Asam Jawa, Desa Asam Jawa, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan pada Minggu (02/07) tampak sampah ditumpuk disemak belukar.

Tampak juga di TPA tersebut alat berat yang sudah rusak tidak ditemukan satu orang pun di lokasi itu demikian juga tampak diselah-selah pohon kelapa sawit milik warga juga tumpukan sampah. Selain itu tumpukan sampah juga terlihat di Jalan Asam Jawa Jalan Lintas dekat ULB yang menjadi Pemandangan tidak sedap, bukan itu saja tampak juga di Jalan Baru Kotapinang dekat pasar yang dibangun mangkrak kelihatan juga tumpukan sampah yang mengganggu Pemandangan hal inilah yang menjadi pertanyaan di masyarakat.

Beberapa warga yang melintas di jalan tersebut mengaku cukup terganggu dengan adanya tumpukan sampah yang dibuang dipinggir jalan Desa Asam Jawa yang mengeluarkan Aroma tidak sedap.

“Harapan kami jangan sampah dibuang dipinggir jalan, kasihan masyarakat,dan anak Sekolah saat melintasi lokasi tersebut karena Aroma bau yang menyengat tidak sedap,” jelas salah satu warga Ahyar Daulay

Dirinya juga sangat menyayangkan pengelolaan sampah sejauh ini tidak dilakukan secara maksimal oleh Pemerintah setempat, menggungat sekitar 4 tahun lalu dikatakannya sudah berdiskusi tentang Sampah (TPA) dan mesin untuk mengelola sampah untuk dibuat Pupuk Organik katanya.namun hal tersebut menurutnya cuma sebatas pengadaan saja tetapi tidak dikelola dengan baik.

“Coba lihat tumpukan sampah di TPA itu udah menggunung ya akibat itu juga terpaksa sampah dibuang disembarangan tempat,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Labusel Syafrudin saat dikonfirmasi via telepon oleh awak media belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.

(Muklas)

banner 468x60

No Responses

Comments are closed.

lainnya: