Lensa News

Fakta, Data dan Realita

Saturday 24th September 2022

Oknum Manager PKS PT SMA Telul Panji Arogam, Tidak Pahami UU NO 13 TAHUN 2003

Oknum Manager PKS PT SMA Telul Panji Arogam, Tidak Pahami UU NO 13 TAHUN 2003

Labusel,LENSA NEWS

Pimpinan management PKS PT SMA Teluk Panji ( Asian Agri Grup )saat ini sebagai manager PKS J.Samosir.
Informasi yang dapat di himpun beliau ( J.Samosir ) saat ini di ketahui masih Acting Manager ( training manager ), di duga semena – mena ( Arogan ) tidak memiliki jiwa kepemimpinan.

Ironisnya sangat Alergi dan selalu menghindar dari jurnalis.
Seharusnya beliau menciptakan hubungan yang harmonis kepada siapapun.

Mungkin karena beliau ( J.Samosir )belum sarat dengan pengalaman kerja bagaimana beradaftasi pada lingkungan perusahaan, Atau karena beliau masih Acting Manager, Mengejar Reputasi kerja tanpa mengedepankan kepentingan umum atau lingkungan.

Beberapa kali awak media mencoba menemuinya tapi selalu terkesan dengan alasan sibuk dan sibuk yang di sampaikan salah satu staff PKS ( KTU – Bangun ).

Saat jurnalis mencoba menggali informasi kedalam perusahaan tentang kinerja dan hubungan baik dengan karyawan dan staff, salah satu karyawan yang tidak mau jati dirinya di sebutkan kepada media ” Bapak itu bang cara sistim kerjanya monoton cara kerja manager – manager yang lama, tidak ada orientasi terbaru, juga sangat jarang komunikasi bagaimana membangun atau menciptakan pekerjaan itu cepat tanggap dan produksi terpenuhi, artinya kita dapat melihat kurangnya beliau ( J.Samosir )dapat membangun komunikasi kerja kepada karyawan dan sesama staff, sehingga kerab mesin rusak dan kendala “.

Salah seorang aktivis lingkungan dari ” WAPALHI ” ( Wadah Pemerhati Lingkungan Hidup )serta kepala perwakilan salah satu media Nasional di Provinsi Sumatera Utara kepada media ini , ” Saya selaku putra setempat dan selalu memperhatikan lingkungan, menurut pandangan saya selaku sosial control, ada sesuatu hal yang di lihat tidak sesuai aturan dan ketentuan, Hal tersebut di tuangkan Ir.Sulaiman Malaka Butar Butar ( Boston ) “.

Lebih lanjut, ” Beberapa waktu lalu saya sengaja datang ingin bertemu dengan sang manager tapi sang KTU menemui dan berkata ( manager lagi sibuk pak – red – KTU Bangun menirukan ) Saat di tanyakan hal apa yang mau di pertanyakan kepada perusahaan,” Sangat banyak pak, yang menyangkut perusahaan, ironisnya pak para keamanan yang bukan kapasitasnya memberi jawaban dan kepentingan, Mengambil alih jabatan manager memberikan jawaban, ketika saya minta pertanggung jawaban yang lebih spesifik, buang badan di arahkan kepada sang manager,jadi menurut saya, kurang profesional dalam kerja.

Belakangan ini di ketahui sang Danru N.Gultom di duga adalah tukang pukul atau becking sang manager J.Samosir siapapun tidak dapat tembus ketemu dengan sang manager tanpa lapor dan ijin pak Danru N.Gultom

Lebih lanjut, Ir.Sulaiman Malaka ” Sebenarnya banyak yang ingin dipertanyakan antara lain pola perekrutan tenaga kerja dan kinerjitasnya .

Ada lagi kita dengar perekrutan karyawan baru di duga adanya terjadi KKN ( Kolusi Korupsi Dan Nepotisme ).
Selaku warga setempat saya mendengar hal tersebut,sang manager J.Samosir informasi dalam perekrutan tenaga kerja baru di duga ada suab – menyuab, Hal ini kita ketahui sangat menyalahi tidak sesuai Prosedur di perusahaan level Internasional Asian Agri Grup, Jika benar ada sang manager menerima Upeti Sogokan (Suab) perekrutan tersebut, Nanti kita coba tanyakan ke Asian Agri Grup kantor Medan.

Harapan kita jangan sampai pimpinan ini mencederai nama baik perusahaan di lingkungan Asian Agri. Pantas anak karyawan di ke sampingkan yang di Utamakan anak di luar karyawan.

Di minta pimpinan perusahaan kantor Medan dapat memanggil yang bersangkutan untuk hal ini

Jika mengutip bahasa dan penyampaian HRD Officer Pusat Medan tentang landasan perekrutan tenaga kerja baru di jelaskan pada Point-point tersebut ” Bahwa kebijakan Perusahaan dalam perekrutan tenaga kerja baru,harus mengutamakan anak Karyawan menjadi skala prioritas, Jangan menggunakan Metoda yang tidak sesuai aturan dan ketentuan perusahaan, atau dengan kata lain, Jangan memandang Suku, Agama, Ras dan antar golongan yang telah dibuat oleh “Calvin Tio” Staff HRD Asian Agri.

Jika memang ini benar, dapat di nilai citra reputasi sistim kerja manager J.Samosir,di duga sangat buruk karna merekrut tenaga kerja karyawan tidak sesuai mekanisme dan ketentuan sesuai Undang-undang nomor 13 tahun 2003 maupun dalam undang-undang Omnibuslaw(Undang-undang Cipta Kerja) apabila orang tuanya menjalani masa Pensiun ( Purna tugas )secara otomatis anak karyawan tersebut di angkat menjadi karyawan, dengan syarat administrasi pendidikan dan sehat tidak terlibat narkoba, dapat diterima di Perusahaan tersebut secara otomatis ujar Sulaiman Malaka yang juga pernah menjabat manager di salah satu perusahaan perkebunan Di harapkan beliau lebih cros check lagi dalam perekrutan .(Tim)

banner 468x60

No Responses

Comments are closed.

lainnya: