Lensa News

Fakta, Data dan Realita

Saturday 24th September 2022

Petani Sawit Di Labusel Mengeluh,Harga TBS Anjlok Minta Pemerintah Berikan Solusi

Petani Sawit Di Labusel Mengeluh,Harga TBS Anjlok Minta Pemerintah Berikan Solusi

Labusel, LENSA NEWS

Pasca larangan Ekspor minyak mentah Crude Palm Oil (CPO) yang dikeluarkan Perpres larangan oleh Presiden RI Jokowidodo pada bulan lalu, mengakibakatkan petani sawit di Kabupaten Labuhan Batu Selatan mengeluhkan rendahnya harga jual Tandan Buah Segar (TBS).

Harga kelapa sawit yang semula mencapai Rp 3.100 per kilogramnya turun dratis menjadi Rp 2.100 per kilogram bahkan sampai 1.700 perkilogram.

Penurunan harga Tandan Buah Segar(TBS), membuat para petani kecewa karena sejak beberapa bulan terakhir harga TBS sempat naik dan menggembirakan para Petani sawit.

Salah satu petani sawit Zulfri mengatakan naiknya harga TBS beberapa bulan lalu dirasakan sangat membantu para petani, namun saat ini petani kembali lesu dan mengeluh sebab harga jual Tandan Buah Segar (TBS) yang tidak sebanding dengan biaya perawatan.

“Setelah ada kebijakan Presiden menyetop Ekspor Minyak mentah Crude Palm Oil (CPO) maka dampaknya harga TBS tersebut turun dratis,” papar Zulfri.

Dirinya bergharap agar pemerintah dapat lebih jeli dalam mengendalikan harga TBS sehingga tidak menimbulkan kerugian bagi para petani sawit juga Suplyer.

“Harapan kita harga sawit dapat kembali tinggi, dimana pemerintah dapat memberi Solusi dan lebih jeli lagi dalam pengendalian harga TBS,” pungkasnya.

(Muklas)

banner 468x60

No Responses

Comments are closed.

lainnya: