Aek Kanopan, LENSA NEWS
Salah seorang pengunjung Kolam Renang milik Hotel Permata yang berada di Aek Kanopan Tewas tenggelam pada Senin (17.6) sekira pukul 12.00 WIB. Peristiwa menggemparkan warga sekitar Lokasi Hotel Permata yang berada di Aek Kanopan ini sempat menjadi perhatian.
Saat Media ini memintai keterangan dari salah seorang keluarga pemilik hotel di lobi hotel mengaku “saya tidak mengetahui peristiwa yang dimaksud coba tanyakan langsung ke pihak Kepolisian bang” ujar perempuan paru baya yang mengaku anak pemilik hotel Permata.
Dari informasi yang di himpun yang dikutip dari salah satu portal media online di Labura bahwa, Kapolsek Kualuh Hulu AKP Nelson Silalahi, SH., MH., menjelaskan kronologis kejadian korban tewas tenggelam bernama Anita Situmorang (17) warga Padang Mahondang, Asahan sedang berenang bersama saksi Erlina Sitinjak dan Melani Ginting pada Senin, (17/6/2024) sekitar pukul 12.20 Wib bersama-sama berangkat menuju kolam renang Hotel Permata Aek Kanopan.
Tiba- tiba saksi Melani mengaku tidak melihat korban di kolam, ternyata saksi Erlina melihat korban sudah tenggelam, melihat hal tersebut, saksi Erlina minta bantuan kepada petugas hotel bernama Juanda Maulana, kemudian Erlina memberikan pertolongan pertama, dikarenakan korban tak sadarkan diri, korban di bawa ke Rumah Sakit Swasta Flora Aek Kanopan, setelah tiba dirumah sakit korban dinyatakan meninggal dunia.
Diketahui, berdasarkan keterangan dari orang tua korban, bahwa korban tidak bisa berenang. Usai mayat korban tenggelam di periksa pihak keluarga membawa korban ke kediaman di Desa Padang Mahondang Kab Asahan untuk di semayamkan. Selanjutnya informasi yang didapat dari petugas resepsionis Hotel Permata mengaku benar ada peristiwa tewasnya anak gadis akibat tenggelam di Kolam renang milik Permata Hotel.
Dan saat peristiwa tenggelamnya AS (17) petugas hotel mengaku bahwa saat itu hanya 3 orang saja pengunjung Kolam renang terdiri dari 3 orang wanita satu wanita dewasa dan satu wanita masih dibawah umur dan salah satu diantara 3 wanita pengunjung Kolam merupakan korban yang tewas.
Dan tarif setiap pengunjung untuk berenang di kolam milik Hotel Permata dikenakan biaya sebesar Rp.20.000 / orang.
Dan terlihat kolam renang milik Permata Hotel tampak telah diberi plastik warna kuning (Police Line) mengelilingi kolam renang. Hingga berita ini dikirim pihak pemilik Hotel tidak memberi tanggapan kepada Media ini.(MH)
Related Posts

Hambah Allah Berikan Bantuan Aspal 10.Ton /1 Damtruk Melalui Saudara Romy Purba

PT Perkebunan Milano(Wilmar Group) Kebun Sei Daun Diduga Tak Punya Etika Baik dan Kangkangi UU Nomor 2 Tahun 2004

Wabup Rohil,Jhony Charles Pimpin Rapat Lanjutan Sengketa Lahan PT Torganda

Diskominfo Labusel Gelar Forum Diskusi Bersama Media Online Sosialisasi Visi-Misi Bupati

Galian C Ilegal Di Desa Namorih Pancur Batu Kebal Hukum, Aparat Terkait Tutup Mata




No Responses