Lensa News

Fakta, Data dan Realita

Saturday 24th September 2022

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Drs.H.Marwan Dasopang, M.Si Ngopi Bersama Kemenag RI di Labusel

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Drs.H.Marwan Dasopang, M.Si Ngopi Bersama Kemenag RI di Labusel

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Drs.H.Marwan Dasopang, M.Si melakukan Ngobrol Pendidikan Islam (NGOPI) bersama Kementrian Agama Republik Indonesia Kabupaten Labuhanbatu Selatan, di Aula Convention Hall Grand Suma Hotel Blok Songo.

Labusel,LENSA NEWS

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Drs.H.Marwan Dasopang, M.Si melakukan Ngobrol Pendidikan Islam (NGOPI) bersama Kementrian Agama Republik Indonesia Kabupaten Labuhanbatu Selatan, di Aula Convention Hall Grand Suma Hotel Blok Songo, Kecamatan Kota Pinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Selasa (23/08/2022).

Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dari Dapil Sumut II Drs.H.Marwan Dasopang, M.Si, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Erwin Dasopang, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Hadir sebagai pemateri pada kesempatan tersebut adalah Ketua PC NU Kabupaten Labuhanbatu Selatan, H.Makmur Ismail Harahap dan Hajiddin sebagai salah satu Dosen Universitas di Labuhanbatu.

Dalam sambutannya Drs.H.Marwan Dasopang, M.Si mengatakan bahwa banyak hal-hal yang harus diperbaiki khususnya dalam dunia pendidikan Islam.

“Dengan adanya Undang-undang Pondok Pesantren dan juga sistem Pendidikan Nasional khususnya dalam pendidikan Islam sangat diperlukan formula-formula baru untuk meningkatkan mutu pendidikan Islam. Salah satunya adalah bagaimana negara bisa hadir didalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dan sarana prasarana dunia pendidikan Islam, khususnya madrasah dan pondok pesantren,” jelas Drs.H.Marwan Dasopang, M.Si.

Lebih lanjut beliau mengatakan, bahwa sangat banyak keluhan Aspirasi khususnya dari para pengajar madrasah dan pondok pesantren, yang mengatakan bahwasanya dunia pendidikan Islam perlu menjadi perhatian dari Pemerintah, khususnya mengenai kesejahteraan para pengajar, guru dan para pengasuh yang ada di Madrasah dan pondok pesantren.

“Sebagai contohnya saya pernah mengunjungi salah satu pondok pesantren di daerah Kecamatan Silangkitang, saya melihat disitu tidak adanya sarana air bersih yang memadai.

Maka yang seperti inilah negara harus hadir untuk memberikan fasilitas-fasilitas, agar Re-Generasi kita merasakan adanya kehadiran negara di dalam dunia pendidikan Islam,’ sebut Mardas sapaan akrab beliau.

Sambungnya lagi, “Ternyata didalam Pondok Pesantren tersebut banyak hapiz-hapiz Qur’an yang masih muda belia yang belajar untuk memperdalam ilmu Al-Qur’an. Makanya Ngopi (Ngobrol Pendidikan Islam) ini bertujuan untuk menyerap Aspirasi masyarakat khususnya pendidikan Islam di wilayah Dapil Sumut II terutama Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Harapan saya dunia pendidikan khususnya pendidikan Islam semakin jauh lebih baik lagi,” tutup Drs.H.Marwan Dasopang, M.Si.

(Muklas)

banner 468x60

No Responses

Comments are closed.

lainnya: