Lensa News

Fakta, Data dan Realita

Saturday 18th September 2021

“Kadivpas kanwil Riau Paksa Kalapas Kelas IIB Teluk Kuantan Selalu Tegas Tegakkan SOP”

“Kadivpas kanwil Riau Paksa Kalapas Kelas IIB Teluk Kuantan Selalu Tegas Tegakkan SOP”

Teluk Kuantan,LensaNews.net–  Memperhatikan dinamika kondisi keamanan dan ketertiban yang terjadi pada Unit Pelaksana Teknis seluruh Indonesia serta arahan Bapak Direktur Jenderal Pemasyarakatan pada Rapat Online bersama Bapak Direktur Jenderal Pemasyarakatan (21/7), Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Riau langsung melakukan action dengan menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion bidang keamanan yang bertajuk ” Tindakan Pengamanan terhadap Gangguan Keamanan dan Ketertiban di Lapas / Rutan Se- Riau”, menghadirkan seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis
Pemasyarakatan beserta Ka. KPLP dan Ka. KPR di Ruang Serbaguna Ismail Saleh Kantor Wilayah Kemenkumham Riau, Kamis (22/7).

FGD diawali oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Riau, M. Hilal memimpin Apel Pagi Bersama dalam rangka penegakan disiplin serta melakukan pemeriksaan pasukan yang terdiri dari Kepala Unit Pelaksana Teknis, Ka. KPLP dan Ka. KPR.

Kegiatan Focus Group Discussion Bidang Keamanan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Riau, Pujo Harinto. Dalam sambutannya, Kakanwil menyampaikan bahwa kegiatan FGD ini bertujuan untuk menciptakan rasa keamanan dan ketertiban yang kondusif, dimana apabila dalam suatu organisasi tidak tercipta rasa aman atau terjadi gangguan keamanan, maka akan berpengaruh pada seluruh Aspek.

“Pembinaan tidak akan terlaksana dengan efektif. Begitu juga dengan perawatan dan pelayanan terhadap WBP lainnya bilamana ada gangguan keamanan dan ketertiban,” ucap Pujo. Kepala Divisi Pemasyarakatan, M. Hilal juga menegaskan bahwa Kepala Unit Pelaksana Teknis dan Ka.
KPLP serta Ka. KPR harus lebih tegas lagi dalam menyikapi gejala gangguan keamanan dan ketertiban, serta cepat tanggap dalam menangani masalah gangguan keamanan ketertiban yang muncul sebagai upaya Deteksi Dini.

“Lebih baik memperbaiki sarana keamanan sebelum terjadi gangguan keamanan dan ketertiban, bukan menunggu kejadian, setelah itu baru bisa memperbaiki,” ujar Maulidi Hilal.

Pada kesempatan yang sama Kepala Divisi Pemasyarakatan juga menyampaikan tentang masih adanya peredaran Handphone dan peredaran Narkoba di Lapas dan Rutan, dan hal ini menjadi perhatian serius oleh Kadivpas. Bahkan Kadivpas memerintahkan kepada para Ka. UPT dan Ka. KPLP/Ka. KPR
untuk mengambil tindakan tegas bagi oknum petugas yang masih mencoba menyelundupkan Handphone. M. Hilal mengatakan, menyelundupkan Handphone sama dengan menyelundupkan Narkoba.

“Handphone adalah sumber masalah peredaran Narkoba didalam Lapas dan Rutan, untuk itu maksimalkan pemberdayaan dan tingkatkan Razia diblok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan, berdayakan seluruh potensi yang ada baik internal maupun eksternal,” ujar M. Hilal.

Kegiatan FGD dilakukan dengan metode diskusi kelompok terfokus tentang peredaran gelap Narkoba dan Handphone yang disinyalir dari oknum petugas.

Focus Group Discussion ini diharapkan secara langsung menuju sasaran dalam mengatasi gangguan keamanan dan ketertiban yang terjadi di beberapa UPT Pemasyarakatan Riau dalam periode satu triwulan terakhir, sehingga dapat menciptakan situasi kondisi UPT Pemasyarakatan yang kondusif.
Kegiatan FGD diakhiri dengan laporan dari setiap Kelompok Kepala Unit Pelaksana Teknis dan Ka. KPLP serta Ka. Rutan.

banner 468x60

No Responses

Comments are closed.

lainnya: