MERANTI, LENSA NEWS
Kembali beredar kabar tidak benar tentang seleksi Tenaga Non PNS khusus guru di grup whatsapp di kalangan masyarakat Kepulauan Meranti.
Dalam isu yang beredar tersebut menulis narasi sebagai berikut, “Bersiaplah para guru honorer daerah maupun komite sekolah, untuk masuk dalam seleksi guru honor dengan syarat memenuhi kriteria seperti yang diinginkan. Salah satunya adalah harus S1. Tanpa tes,”.
“Itu hoax, alias tidak benar. Disebarkan oleh pihak yang tidak bertanggung-jawab” kata Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang juga Sekretaris Tim Evaluasi Tenaga Non PNS Kabupaten Kepulauan Meranti, Bakharuddin, Selasa (11/1/2022).
Menurutnya dalam ujian seleksi yang dilaksanakan pada Kamis (13/1/2022) tersebut khusus guru-guru non PNS yang sudah masuk dalam data base BKD Kepulauan Meranti.
“Tidak ada penerimaan baru, termasuk para guru. Makanya di persyaratan itu jelas, peserta yang akan mengikuti ujian harus membawa KTP dan SK Honor terakhir,” ujarnya.
Dia juga mengaku telah mendapatkan pesan tidak benar tersebut yang diteruskan kepadanya melalui pesan whatsapp. “Memang ada yang menghubungi dan bertanya terkait persoalan itu, saya jawab itu tidak benar,” ungkap Bakharuddin.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setdakab Kepulauan Meranti, Afrinal Yusran, meminta masyarakat ataupun para tenaga non PNS yang akan mengikuti seleksi tidak mempercayai isu atau kabar tidak benar yang banyak beredar.
“Kami minta masyarakat hanya mempercayai informasi yang dikeluarkan melalui instansi resmi. Jika mendapatkan kabar yang belum pasti kebenarannya, jangan ikut-ikutan untuk membagikan atau menyebarkan,” tegasnya. (Prokopim)
Related Posts

Hambah Allah Berikan Bantuan Aspal 10.Ton /1 Damtruk Melalui Saudara Romy Purba

PT Perkebunan Milano(Wilmar Group) Kebun Sei Daun Diduga Tak Punya Etika Baik dan Kangkangi UU Nomor 2 Tahun 2004

Wabup Rohil,Jhony Charles Pimpin Rapat Lanjutan Sengketa Lahan PT Torganda

Diskominfo Labusel Gelar Forum Diskusi Bersama Media Online Sosialisasi Visi-Misi Bupati

Galian C Ilegal Di Desa Namorih Pancur Batu Kebal Hukum, Aparat Terkait Tutup Mata



No Responses