Lensa News

Fakta, Data dan Realita

Thursday 11th August 2022

Ketua TP PKK Kota Dumai Saksikan Acara Puncak Peringatan Hari Ibu Tahun 2021 Secara Virtual.

Ketua TP PKK Kota Dumai Saksikan Acara Puncak Peringatan Hari Ibu Tahun 2021 Secara Virtual.

DUMAI, LENSA NEWS

Sempena peringatan Hari Ibu yang diperingati setiap tanggal 22 Desember, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Dumai, Hj. Leni Ramaini Paisal, SKM menyaksikan Puncak Peringatan Hari Ibu Tahun 2021 bertempat di kediaman Wali Kota Dumai, Rabu (22/12/2021).

Kegiatan yang ditaja oleh Pemerintah Provinsi Riau ini disiarkan secara langsung dari Balai Serindit, Aula Gubernuran dan disaksikan oleh Bupati/Wali Kota se Provinsi Riau, Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se Riau, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) se Riau.

Secara Offline, acara dihadiri oleh Gubernur Riau, dalam hal ini diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Provinsi Riau H. Joni Irwan, SH, MH, Forkopimda Provinsi Riau atau yang mewakili, TP PKK Provinsi Riau, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Riau beserta Ketua-Ketua Organisasi Wanita.

Dipertengahan acara, Gubernur Riau, Drs. H. Syamsuar, M.Si menyampaikan harapannya dalam bentuk video tentang harapannya pada Puncak Peringatan Hari Ibu Tahun 2021.

H. Syamsuar yakin dan percaya perempuan-perempuan Riau merupakan srikandi-srikandi kuat, tangguh, berani dan mampu melampaui berbagai tantangan hingga menjadi sebaik-baiknya Ibu bangsa.

“Mari bersama memuliakan Ibu yang telah melahirkan dan memberikan dedikasi selama hidupnya untuk mendidik, merawat, dan menjaga kita. Semoga peran Ibu di Riau dapat menjadi inspirasi bagi kita semua,” ungkapnya.

Sementara itu, H. Joni Irwan dalam sambutannya menyampaikan bahwa perjuangan kaum perempuan saat ini salah satunya mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender. Karena, pembangunan gender saat ini masih menyisakan berbagai permasalahan.

Mulai dari masih tingginya Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB). Kemudian, rendahnya tingkat pendidikan perempuan, partisipasi angkatan kerja perempuan, keterlibatan perempuan di politik, serta masih banyak perempuan menjadi korban kekerasan dan tindakan diskriminasi lainnya.

Menurutnya hal itu dapat menghambat upaya pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.

“Maka dari itu, diharapkan peningkatan pemberdayaan gender di Provinsi Riau dapat dipercepat agar hambatan-hambatan tersebut dapat diminimalisir. Pemprov Riau telah melakukan berbagai upaya diantaranya memberikan bantuan spesifik kepada perempuan, anak, dan lansia yang terdampak Covid-19, serta memperkuat lembaga layanan pendampingan kasus perempuan dan anak dimana kita telah memperoleh penghargaan dari Kementerian PPPA RI,” pungkasnya.

Acara dilanjutkan dengan peragaan busana Batik khas Riau sebagai bentuk kepedulian terhadap kebudayaan Riau dengan melakukan kreativitas berupa batik Riau.

Sumber : Diskominfo

banner 468x60

No Responses

Comments are closed.

lainnya: