Lensa News

Fakta, Data dan Realita

Friday 2nd December 2022

TAPAKSIAPI 2021 Resmi Digelar, PPUPD Inspektorat Daerah Kota Dumai Raih Penghargaan Penyuluh Antikorusi Inspiratif 2021

TAPAKSIAPI 2021 Resmi Digelar, PPUPD Inspektorat Daerah Kota Dumai Raih Penghargaan Penyuluh Antikorusi Inspiratif 2021

Jakarta Selatan, LENSA NEWS

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Direktorat Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi menyelenggarakan kegiatan Temu Aksi Penyuluh Antikorupsi dan Ahli Pembangun Integritas (TAPAKSIAPI) tahun 2021, bertempat di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi, Jalan HR Rasuna Said Kav C1, Jakarta Selatan, Selasa (14/12/2021).

Pada kesempatan ini, Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah (PPUPD) Inspektorat Daerah Kota Dumai Drs. Eduar, M.Psa, M.Kom, CRMO, menerima Penghargaan Penyuluh Antikorusi Inspiratif 2021 yang diserahkan oleh Pimpinan KPK Nurul Gufron.

“Alhamdulillah saya merasa senang dan bahagia atas apresiasi ini. Penghargaan ini sebenarnya menjadi tanggung jawab yang lebih besar lagi bagi saya untuk berupaya membangun dan menanamkan nilai-nilai Integritas Antikorupsi, bukan hanya di Kota Dumai, tapi juga di Provinsi Riau, ungkap Eduar yang juga Ketua Forum Penyuluh Antikorupsi Riau.

Ia mengajak kepada semua masyarakat Riau, terutama unsur Akademisi, Pemda, Lembaga Pendidikan, Organisasi Masyarakat, Komunitas terutama teman² APIP dan lain² untuk menjadi penyuluh antikorupsi.

“Karena dengan kita menjadi Penyuluh, setidaknya integritas antikorupsi itu sudah tertanam dalam jiwa dan pribadi kita. Semoga dengan banyaknya penyuluh antikorupsi, Indonesia Bersih dan Bebas dari Korupsi, yang pasti BERSAMA KITA BISA,” pungkasnya.

Kemudian, Eduar juga menjelaskan di hari kedua dan ketiga kegiatan akan dilanjutkan dengan fokus untuk pengembangan kompetensi para PAKSI dan API serta kontribusinya untuk Indonesia yang lebih baik yang bebas dari korupsi.

“Selain menerima penghargaan, saya juga akan menjadi Narasumber pada kegiatan TALKSHOW yang bertajuk “Penyuluh Antikorupsi Untuk Indonesia” yang juga merupakan rangkaian kegiatan Tapaksiapi 2021,” tambahnya.

Tapaksiapi 2021 juga akan diisi dengan webinar dan diskusi publik, serta pameran virtual aksi penyuluh antikorupsi yang menampilkan aksi-aksi dan karya inspiratif dari penyuluh antikorupsi.

Dalam keterangan yang disampaikan Plt. Juru Bicara KPK Bidang Pencegahan Ipi Maryati Kuding, dijelaskan bahwa Tapaksiapi tahun 2021 ini berlangsung secara daring dan luring terbatas, selama tiga hari kedepan, 14 – 16 Desember 2021.

“Kegiatan ini dihelat sebagai upaya untuk terus meneguhkan semangat Cipta-Karya-Berdaya sekaligus memberikan apresiasi kepada 2.041 Penyuluh Antikorupsi (PAKSI) dan 228 Ahli Pembangun Integritas (API) di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Tapaksiapi juga merupakan kegiatan tahunan sejak tahun 2019 yang diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2021 dengan tema “Satukan Aksi, Padukan Kolaborasi untuk Indonesia”.

Rangkaian kegiatan pembukaan dihadiri oleh Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dengan agenda antara lain pemberian penghargaan kepada 16 Paksi dan API Inspiratif.

“Penghargaan diberikan karena kreativitasnya dalam melakukan kegiatan penyuluhan, pengembangan media, pembentukan komunitas, monitoring dan evaluasi yang dilakukan, serta aktivitas pemberdayaan lainnya melalui aplikasi Aksesku Interaksi.id,” ungkap Maryati.

Penghargaan juga diberikan karena kualitas dan keunikan dalam konten penyuluhan yang dikembangkan. Selain itu, penghargaan juga akan diberikan kepada 6 (enam) Forum dan Komunitas Paksi-API Inspiratif yang telah secara konsisten melakukan penyuluhan dan kepada 12 mitra strategis Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) KPK dalam mendukung pengembangan program sertifikasi Paksi dan API.

Proses penilaian dilakukan oleh pengurus harian LSP KPK sejak November 2021. KPK berharap, apresiasi ini akan semakin meningkatkan aksi, karya, dan praktik baik dalam upaya pemberantasan korupsi.

Berdasarkan hasil monitoring terhadap aktivitas para Paksi di 2021 yang dilaporkan oleh sekitar 400 Paksi melalui aplikasi Aksesku Interaksi, para penyuluh antikorupsi telah secara aktif melakukan berbagai aksi penyuluhan antikorupsi mulai dari sosialisasi, kampanye, pendidikan dan pelatihan, mata kuliah, insersi dalam mata pelajaran, mendongeng, hingga bermain boardgame tercatat sebanyak 3,791 penyuluhan dengan jumlah peserta 571.033 penerima manfaat.

Sumber : Diskominfo

banner 468x60

No Responses

Comments are closed.

lainnya: