Lensa News

Fakta, Data dan Realita

Monday 16th May 2022

Rutan Kelas IIB Dumai Adakan Coffea Morning Bersama Insan Pers

Rutan Kelas IIB Dumai Adakan Coffea Morning Bersama Insan Pers

DUMAI, LENSA NEWS

Rutan Kelas IIB Dumai adakan Coffea morning mengundang Insan Pers, Mengambil tempat di Gazebo taman bunga, pertemuan di buka langsung oleh Ka Rutan Pance Panjaitan, Jumat pagi (05/11/2021).

“Terimakasih atas kehadiran rekan media. Sengaja kami adakan pertemuan di Gazebo taman bunga, agar aman dari Pandemi Covid-19. Sekaligus mengenalkan taman bunga, tumbuhan dan karya pertanian WBP,” buka Ka Rutan Pance .

Ka Rutan kemudian memaparkan kondisi terkini Rutan. Dari semula kapasitas standar 250 WBP dengan 71 pegawai, perhari ini dihuni 1.049 WBP. Setiap shift dijaga 10 petugas. Berarti perbandingan perorang petugas menjaga 100 WBP. Beban yang cukup-cukup berat.

Lagi Pance Panjaitan, saat ini Rutan mencoba dan telah menjalin pembinaan kemandirian dengan beberapa pihak. Ada Dinas Pertanian dan swasta.

Terkait over kapasitas, direncanakan Tahun 2023, jika Lapas Bagan Siapi-api dan Rumbai selesai di bangun, sebagian WBP dipindahkan ke sana.

Kami juga telah sampaikan proposal ke Ketua DPRD, Walikota dan Wilmar Group, agar mensupport penyediaan kamar hunian. Pengajuan ke masing-masing pihak 2 kamar. Proposal telah di ajukan sejak September 2021.

Terkait lahan hibah di Bagan Besar 3,5 Ha dari Pemko kepada Rutan, belum bisa bisa di bangun. Menunggu giliran, usai dari Bagan Siapi-api dan Rumbai selesai.

Pance Panjaitan berkesempatan sampaikan ucapan terimakasih kepada Dinkes yang telah mensupport dengan memberi satu orang tenaga dokter stand by di Rutan, per 1 Agustus.

Soal pembinaan kerohanian, pihak Rutan telah MoU dengan Kemenag. “Kemenag akan bantu petugas kerohanian, sesuai agama para WBP. Prokes kami pastikan berjalan, mulai dari masuk, saat ibadah hingga keluar,” jamin Pance Panjaitan.

Lagi Pance Panjaitan, petugas kerohanian yang datang akan langsung di Swab Antigen di pintu masuk.

Banjir yang melanda Kelurahan Bumi Ayu beberapa Minggu belakangan, ternyata berdampak ke Rutan.

“Kebun terendah ±50 Cm. Semua tanaman gagal panen. Saya langsung koordinasi dengan Walikota Paisal. Beliau respon dengan berikan 2 unit pompa air. Alhamdulillah air tanaman langsung kering. Terimakasih tuk Walikota,” ungkap nya lagi.

Untuk ketersediaan air bersih, Rutan sudah minta ke PDAM. Akhir tahun ini paling lambat akan terpasang.

Untuk kunjungan keluarga/tamu, saat ini Rutan belum menerima petunjuk dari Provinsi dan Pusat. Namun Rutan menyediakan fasilitas komunikasi telepon Video Call.

Dengan segala fasilitas dan pembinaan kreatifitas/kemandirian kepada WBP, seperti kesenian, kerajinan tangan, perkebunan/pertanian/perikanan dan pertukangan, Rutan Kelas IIB Dumai sudah mirip Lapas. “Karena melebihi standar Rutan. Apalagi Dirjen Kemenkumham pada beberapa waktu lalu melihat langsung Rutan, dan ada 4 hal kegiatan di sini yang di nilai luar biasa dan akan di jadikan contoh Rutan lain di Indonesia,” senyum Pance Panjaitan.

Rutan juga bekerjasama dengan Polres, Kejaksaan dan BNN dalam hal Pencegahan. Baik seminar dan razia berkala maupun accidential.

Sebagai makhluk sosial, antara Rutan dan Media juga saling butuh. “Kami akan bantu rekan media selagi tidak bisa dan tidak melanggar aturan,” imbuh Pance Panjaitan.

“Keterbatasan jadi kendala. Mohon dimengerti bersama. Itu sebabnya Rutan tidak ada kerjasama iklan dengan media. Namun yang sifatnya momen tertentu, kita upayakan. Namun kami tetap optimis dan berusaha berikan pelayanan yang terbaik, agar Rutan aman, nyaman dan kondusif. Mohon rekan media dukung kami dalam hal pemberitaan,” tutup Pance Panjaitan.

Ketua PWI Kota Dumai Bambang Rio yang juga sebagai narasumber mewakili media menyampaikan. “Di minta rekan media cross check dalam memberitakan terkait Rutan. Jika ada hal-hal atau persoalan yang perlu di ketahui masyarakat umum, ada baiknya di publish lewat media,” buka Rio, biasa di sapa. ” Kalau bisa, pertemuan seperti ini juga jadi agenda rutin,” pungkas Rio.

Kemuadian, Rahmad Wijaya (Wakil Ketua PWI Dumai Bidang Organisasi) berkata ” Dalam hal informasi dari Rutan, jika kami media lakukan konfirmasi, mohon di jawab dan tanggapi. Agar berita yang akan naik berisi data akurat. Jangan di abaikan konfirmasi dari media. Sehingga media tidak di cap berat sebelah setelah berita naik, tanpa ada respon dari Rutan. Padahal ada upaya konfirmasi dari si wartawan sebelumnya”. Usul kemudian di tanggapi positif Ka Rutan Pance Panjaitan.

Ada pula usulan pembentukan WAG Rutan bersama media, terkait proses hak WBP yang terkena UU No 99 Tahun 2012 dan ketegasan Ka Rutan jika ada pegawai yang terlibat dalam hal kejahatan di Rutan. Semua usulan di tampung dan akan di pastikan berjalan.

Selain Ka Rutan Pance Panjaitan, tampak Komandan Pengamanan Rutan (KPR) Pandu, A.Md., P, S.Tr.Pas., Ka Sub Sie Pengelolaan/Humas Agung Maulana dan Ka Sub Sie Pel Tah Eka Putra Ginting turut mendampingi. Ada juga Ketua beberapa organisasi kewartawanan.

Acara silaturrahmi Cofea morning berjalan dengan tetap mengedepankan Protokol Kesehatan Covid-19.

(RHS)

banner 468x60

No Responses

Comments are closed.

lainnya: