Lensa News

Fakta, Data dan Realita

Tuesday 25th June 2024

“TPPO dan miras ilegal kian marak di kota Dumai” Aktivis Mahasiswa angkat suara

“TPPO dan miras ilegal kian marak di kota Dumai” Aktivis Mahasiswa angkat suara

Dumai, LENSA NEWS

Kota Dumai merupakan sebuah kota yang berada di pesisir Pantai Timur Sumatera yang menghadap ke arah Selat Malaka yang merupakan salah satu lintas pelayaran tersibuk didunia dan merupakan wilayah hinterland dalam kawasan segi tiga pertumbuhan Indonesia-Malaysia-Singapura (IMS-GT) dan kawasan segitiga Indonesia-Malaysia-Thailand (IMT-GT).

Dengan kondisi geografis tersebut menjadikan kota dumai sebagai salah satu kota dengan pertumbuhan ekonomi yang strategis, dan menjadi salah satu kota persinggahan yang paling sering di kunjungi oleh wisatawan.

Akhir Mei 2023, Presiden Republik Indonesia  telah memerintahkan Kepala Kepolisian Republik Indonesia untuk memberantas oknum pelindung atau backing dari TPPO. Atas perintah itu, Kapolri pun langsung bergerak cepat dengan membentuk Satgas TPPO. Satuan ini diharapkan dapat maksimal bekerja untuk mengungkap dan menindak kasus perdagangan orang.

Selama ini, Polres dan jajaran di Polda Riau kerap kali menggagalkan upaya TPPO (Tindak pidana perdagangan orang ) di wilayah perairan. Terutama di Kota Dumai dan Kabupaten Bengkalis.

Dengan Kejadian Tersebut, Diduga praktik TPPO juga rawan terjadi di THM (Tempat hiburan malam) di berbagai kota besar yang ada di provinsi riau salah satunya kota pekanbaru dan kota Dumai.

Maka dengan adanya kejadian seperti tersebut Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota dumai pun mengingatkan dan meminta kepada jajaran Polda Riau dan polres setempat untuk segera menyelidiki dan mengusut kasus ini.

Menurut Faisal selaku ketua PC PMII Kota Dumai, TPPO tak hanya terjadi di wilayah perairan, namun bisa saja terjadi di di THM dan tempat-tempat yang tidak pernah di duga sebelumnya Sehingga, Polda Riau dan jajaran harus serius memperhatikan hal ini.

Belom lagi kalau kita menilik Kota dumai juga merupakan salah satu kota yang paling banyak menyediakan tempat hiburan malam setelah kota pekanbaru dalam hal ini Faisal juga menyampaikan bahwasnya tak hanya TPPO yang menjadi perhatian utama tetapi juga persoalan Miras Ilegal (Minuman keras), dan juga Anak di bawah umur yang diduga di perkerjakan di tempat-tempat hiburan malam sebagai salah satu wanita Penghibur (Ladies Companion).

Di sisi lain Bagus Romadani juga merupakan salah satu Aktivis kemahasiswaan di Kota Dumai, mendukung penuh langkah yang telah dilakukan oleh Aparat penegak Hukum.

Bagus Juga mengatakan bahwa langkah konkrit dan bijaksana harus kita dukung, kita mewakili aktivis mahasiswa Dumai tidak akan diam saja, maka dari itu kami meminta kepada bapak kapolres dan pemerintah kota dumai agar segera melakukan terobosan yang kongkrit Guna Mengantisipasi kejadi ini Di Kota Dumai.

“Kami Mahasiswa Dumai Akan senantiasa menjadi Agent of control social dan agent of change Serta mendukung dan mensupport Agar kota dumai bisa menjadi Kota idaman, “Tutup Bagus Romadani”.

banner 468x60

No Responses

Comments are closed.

lainnya: